Boys Are Tools

Beberapa hari lalu saya mimpi hal yang aneh-aneh. Malam ke satu, saya mimpi telat masuk sekolah dan sialnya hari itu adalah hari ujian. Ujiannya ujian ilmu pasti pula semacam Matematika, Fisika dan Kimia yang saya tidak suka.

Malam kedua, saya mimpi membuka lemari orang tua saya dan saya menemukan sebuah brankas berisi uang dolar Australia segepok. Ceritanya, uang segepok itu punya bapak dan ada niat dalam hati saya bahwa mungkin saya akan mengambil beberapa lembar, tapi karena saya takut bapak tahu, saya kembalikan lagi uang segepok itu ke dalam brankas dan saya tutup pintu lemari sesuai dengan posisi semula.

Beberapa malam setelah malam ke satu dan kedua, saya mimpi aneh lagi. Kali ini mimpi tentang menempuh perjalanan. Ceritanya saya ada di sebuah perjalanan di dalam sebuah kota besar. Banyak jalan layang, jembatan besar, terowongan, halte, dan saya hanya bersepeda dengan menggendong sebuah tas ransel. Anehnya selama saya mengayuh pedal sepeda saya kok merasa sensasi yang aneh bin ajaib. Semakin cepat saya  mengayuh, rasanya ….. mungkin saya merasa….. orgasme. Saya hampir tidak pernah merasakan perasaan itu dalam kehidupan nyata, jadi saya asumsikan itu adalah sensasi yang dirasakan ketika perempuan merasakan orgasme ya??

Sebagai catatan, ini bukan kali pertama saya bermimpi mengayuh sepeda sambil orgasme. Sudah sejak lama kalau saya mimpi mengayuh sepeda, selalu ada sensasi aneh (yang diinginkan itu) muncul.

Saya jadi berpikir untuk menganalisa.. kenapa kayuhan sepeda di dalam mimpi saya menimbulkan perasaan itu. Kenapa harus sepeda? Kenapa ketika saya mengayuh perasaan itu muncul?

Saya iseng-iseng bercerita kepada teman saya bahwa saya bermimpi tentang mengayuh sepeda dan merasa orgasme tiap kali mimpi sedang mengayuh sepeda. Saya tanya apakah dia pernah bermimpi tentang sesuatu yang menimbulkan perasaan orgasme, dan dia bilang dia pernah beberapa kali mimpi orgasme tetapi ketika itu terjadi subyek yang ada di dalam mimpi dia bukan sepeda, tetapi seorang laki-laki (samalah dengan mimpi basah laki-laki yang biasanya juga menghadirkan subyek wanita di  dalam mimpi mereka). Intinya, dia mimpi bercinta dengan seorang laki-laki, tidak seperti saya yang bukannya mimpi bercinta dengan lawan jenis, tapi malah mimpi menggenjot sepeda.

Lantas saya berpikir.. mungkin bagi saya laki-laki itu sama dengan sepeda yang merupakan sebuah alat yang bisa saya kontrol untuk kepuasan pribadi saya alih-alih melihat mahluk lawan jenis saya ini sebagai manusia yang equal.

Hmm.. menarik..

Lantas saya berpikir.. apakah analisa ini dapat menggambarkan bagaimana saya memandang lawan jenis di dalam segi-segi kehidupan saya lainnya?

Hmm… tampaknya tulisan ini harus diberi label “To Be Continue” deh…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s