Dian Sastro Wannabe

Malam ini malam minggu dan saya mengajak sobat saya Markus Virdianto si pendekar gitar yang merangkap bakul hape jalan-jalan setelah kami makan malam di sebuah warung makan Manado yang makanannya enak-enak!!*

Kami akhirnya memutuskan untuk pergi ke toko buku Toga Mas di ujung jalan Affandi alias Gejayan. Karena selain pasti akan terhibur dengan menonton buku-buku, kami bisa naik ke kafenya yaitu kafe Djendelo di atas toko buku terus ngobrol atau asik sendiri-sendiri dengan hape atau buku yang baru saja kami beli (kalau kami berhasil menemukan yang kami sukai).

Waktu saya berdiri di depan konter penitipan tas, ada dua orang manusia di belakang saya sedang mengobrol. Satu lelaki dan satunya lagi perempuan. Ini percakapan mereka:

Cewek: Eh… itu Dian Sastro ya? Yang di majalah Make Up itu…

Cowok: Mana?

Cewek: Ituuu… (mata saya juga jadi sibuk mencari majalah yang dimaksud si pemilik suara itu, dan majalahnya ternyata ada di depan saya, sejarak 1 meter).

Cowok: Oh iya.. itu Dian Sastro.

Cewek: Cantik banget ya…

Cowok: Iya..

Cewek: Mungkin nggak ya, kalo berdoa supaya kalau pagi-pagi bangun trus mukaku jadi kayak Dian Sastro?

Cowok:  Hmmm…

Cewek: Nggak mungkin kali ya.. Aneh kali ya?

Ha ha ha.. saya mendengar percakapan singkat itu sebenernya ingin menoleh pada sepasang manusia itu dan tertawa. Manusia kok nggak merasa puas berada di dalam raganya sendiri? Saya tengok deh tuh manusia-manusia dengan gaya yang samar dan terkendali. Ciee… biar nggak kelihatan banget kalau saya dari tadi mendengar mereka melakukan percakapan itu. Saya lihat wajah ceweknya.. berjilbab.. tampaknya meski tubuhnya ditutup dengan pakaian yang menutup aurat sebenarnya masih kelihatan kalau cewek ini tubuhnya proporsional dan… dia tidak jelek kok. Kenapa tidak membuat dirinya sendiri terlihat lebih cantik (karena memang sudah cantik tapi karena tidak memperhatikan diri sendiri ya jadi terlihat biasa saja); malah melihat ke kejauhan dan merasa ingin memiliki wajah dan tubuh perempuan lain??

Dengan ini, percakapan tadi saya nobatkan sebagai salah satu percakapan paling konyol dan lucu tahun ini.

Selamaaaaaaaaaaaattt….. ayooo tepuk tangan pemirsa!!

 

* Rumah makan Manado yang saya sebutkan di tulisan ini terletak di Jl Prof Dr Sardjito. Barat jembatan Sardjito.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s