Berenang di Rumah Budaya Tembi

Kemarin saya mengajak salah satu teman dekat saya untuk berenang di Rumah Budaya Tembi. Waktu kami baru masuk, temanku bilang.. “Wah, ada yang cakep tadi..hihihi…” sambil cekikikan.

“Yang mana Nu?” tanya saya.. Ooo.. pasti cowok yang putih pake baju ijo tadi ya?”

“Ho oh..”

“Huuu.. dasar!”

Kami lalu cekikikan bareng. Sebagai informasi,teman dekat saya yang satu ini gay. Orangnya baik banget,setia sama  pasangannya tapi tiap kali lihat cowok ganteng dan keren radar genitnya tetap berkedip-kedip. Heheheh…

“Iya he Bak… aku tuh cinta sama pacarku, tapi kalo liat ada cowok lain yang cakep juga aku tetap aja gatel. Hwahahaha..”

“Ya udah, ga papa.. itu artinya kan kamu masih normal.. Normal dengan caramu. Ha ha ha..”

Ya saya pikir normal dong kalau orang yang sudah berpasangan masih tetap tergerak radar kegenitannya kalau lihat ada orang lain yang sesuai dengan interest seksualnya ganteng atau cantik.. lantas merasa tertarik. Tidak terkecuali bagi kaum gay.

Ya udah deh.. kami cebar cebur… berenang, ketawa ketiwi, menikmati suasana kolam di pinggir sawah, sementara waktu semakin mendekati jam enam sore. Waktunya orang-orang yang berpuasa untuk berbuka. Kami lalu memutuskan untuk selesai berenang.

Selesai berganti pakaian dan ngobrol dari pinggir kolam renang kami berjalan ke counter depan untuk membayar. Kami melewati restauran yang cukup penuh dengan tamu menginap yang sedang berbuka puasa. Tampaknya ada dua atau tiga keluarga yang sedang menginap di Rumah Budaya Tembi dan mereka seluruhnya merupakan anggota satu keluarga besar dan semua sedang berbuka puasa di Griya Dhahar Rumah Budaya Tembi.

Teman saya bertanya kepada saya sambil berbisik, “Lho, Bak, bukannya itu bintang film ya?”

“Oh.. yang itu tadi? Iya. Yenny Rachman sama Pangky Suwito itu kan ya.. Iya. Mereka tahun lalu juga katanya staff Rumah Budaya pada menginap di sini. Mungkin ada saudaranya yang di Jogja kali ya.”

“Hmmm.. gitu ya. Wah, pantesan banyak yangcakep tadi. Hehehe..”

“Alah Nu…. biasa aja.. nggak harus bintang film yang cakep dan keren. Mereka sama kayak kita. Kita kan juga cakep dan keren!”

“Iya… kita cakep dan keren jugak! Wong mereka tadi kan ngeliatin kita gitu… (soalnya kita cakep dan keren)”

Ha ha ha ha… Kami ngakak bareng.. Soalnya kita pede banget sih. Ha ha ha…

Tapi memang bener kok… Kami kan cakep dan keren. Dan kami bukan bintang film! 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s