Bakery Retro

Sejak jaman kuliah, saya selalu menyempatkan diri untuk berkunjung dan jajan di sebuah toko roti merangkap rumah makan di dekat kampus saya. Awalnya karena waktu itu saya mau flu dan merasa mungkin lebih enak jika saya makan sesuatu yang berkuah, dengan kaldu dan hangat. Lalu salah satu teman saya yang waktu itu kos di daerah kampus mengajak saya untuk datang ke toko roti ini dan membeli timlonya. Dan sejak saat itu, saya selalu kembali ke tempat ini.

Nama tempat ini Tora. Tempatnya biasa saja. Tidak ada tempat duduk dan meja yang mewah. Daftar menu makanannya juga hanya terbuat dari kertas manila putih yang ditempel di dinding. Etalase tua dan sederhana  yang berisi berbagai macam jajanan menjadi interior paling pusat dari ruangan toko.

Tempat ini tepatnya berada di gang Tunggorono nomor 1, dekat dengan apartment Sejahtera.  Sudah cukup lama toko ini berdiri. Saya sendiri tidak pernah konfirmasi dengan pemilik toko, hanya saja hal ini bisa dengan mudah saya simpulkan karena saya tiap kali ke sana selalu bertemu dengan emak-emak pemilik tokonya. Usia beliau sudah cukup lanjut. Kira-kira 70an, dan beliau masih dengan setia melayani pelanggan secara langsung. Kalau saya kira-kira, toko roti Tora ini sudah buka sejak tahun 70an.

Menu yang tersedia di toko ini beragam dan masakan tertentu hanya dapat diperoleh pada hari tertentu saja. Saya biasanya suka memesan nasi timlo komplit dan bakmoi. Saya juga suka sekali dengan bestik ayamnya, juga nasi campurnya.

Harganya juga tidak mahal. Berkisar antara 7500 sampai dengan 8500 per porsi.

Emak-emak di toko roti Tora ini juga menjual aneka jenis bun alias roti manis gaya Eropa hasil bikinannya sendiri…hmm.. mungkin lebih tepatnya roti dan cake yang beliau buat ini gaya Belanda (karena ibu pemilik toko ini tampaknya peranakan Cina Belanda). Beberapa jenis bun dan cake yang dijual antara lain: cup cake dengan taburan choco chips, cup cake dengan taburan keju, roti pisang keju, roti manis keju,  juga berbagai jenis sponge cake. Ada juga makaroni skutel dan risoles.

Harganya tentu saja tidak mahal. Untuk cup cake satunya seharga 3000 rupiah, roti isi keju 4500 rupiah, sedangkan roti pisang keju hanya 3500 rupiah. Kalau roti-roti yang lain, saya lupa…karena saya lebih sering mampir untuk beli roti pisang keju sih. Karena roti pisang keju adalah favorit saya.

Hmm…saya jadi ngiler. Roti, dan cake dari toko roti Tora ini selalu membuat saya kangen 🙂

Iklan

2 thoughts on “Bakery Retro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s