Tuhan dan Cappucino

Saya buka lagi lembaran-lembaran puisi lama saya. Dulu saya lumayan produktif menulis puisi. Beberapa orang menyebut saya ini penyair. Tapi saya selalu tertawa kalau disebut demikian, karena lebih tepatnya saya ini penyair kapiran alias partikelir. Ya semuanya saya lakukan secara partikelir, jadi anda juga bisa menyebut saya ini manusia partikelir. Ha ha ha ha…

Kembali ke soal puisi-puisi lama. Dulu saya menulisnya dengan harapan akan dibaca banyak orang. Sukur-sukur diterbitkan. Tetapi, karena usaha menerbitkan itu jugalah kapiran, maka tinggalkan sajalah keinginan itu menjadi kapiran.

Ha ha ha..aduh, kebanyakan kapiran, saya capek. Nah, kali ini saya posting saja puisi ini. Daripada disimpan kelamaan dan ..ah sudah terlalu banyak yang saya buat kapiran.

Maka, simak saja puisi ini, judulnya Tuhan dan Cappucino. Tepuk tangan saudara-saudara!!! Plok plok plok plok… (bego ya…, ceritanya lagi memberi sambutan di panggung, gitu loh).

 

Tuhan dan Cappucino

Aku kembali terjaga

pada sore di hari yang masih saja kosong

dan kian renta

Kutatap aku dengan segelas cappucino,

mengaduk-aduk air coklat sedikit berbuih itu,

Dan kutahu

Kini hidupku pun sedang diaduk-aduk Tuhan

Dengan sendok waktu.

Hidupku adalah cappucinoMu

Yang diseduh istriMu tiap sore hari

Di sepanjang hidupMu

Yang tak mati-mati.

Hingga suatu hari Kau bosan

Bercappucino di sore hari,

Maka saat itulah aku mati

 

Tuhan, teguk aku sekali lagi.

 

Tamsis, 23 Januari 2004, 14:55

selepas bangun tidur, dan memandang secangkir kopi miliknya


*Agar semakin membuat kita lebih paham akan apa itu cappucino, silahkan lihat definisi cappucino di sini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s