Hari Paling Malas

Saya ini orang yang total. Kalau mengerjakan sesuatu, biasanya total. Jadi kalau saya sedang rajin, saya ini rajiiiiiiiinnnnn sekali. Saya bisa kerja dari pagi sampai malam.  Tapi kalau saya sedang malas, anda bisa menebak sendiri kata-kata selanjutnya. Iyak, betul. Saya bisa jadi malaaaaaaaaasssss sekali.

Contoh kemalasan saya salah satunya pernah saya tulis di blog ini: https://bwidiarti.wordpress.com/2010/01/12/tiga-hari/.

Nah, kali ini ceritanya hampir mirip dengan kelakuan saya yang itu. Saya hari ini sudah hampir seharian tidak keluar rumah. Dari semalam sampai matahari naik setinggi ubun-ubun, saya masih saja tergeletak seperti orang yang hampir meninggal di tempat tidur. Jam 12:54 siang, mata saya juga masih saja mau merem lagi. Dan lucunya sepanjang saya tiduran dan tidur beneran di kasur saya yang busa tapi murahan ini, saya kok ya bisa-bisanya tetap bermimpi. Mimpi beneran lho, itu bukan metafor.

Biasanya, hal yang paling ampuh membuat saya bangun dari tempat tidur adalah: rasa lapar. Anehnya, saya sama sekali tidak merasa lapar, bahkan sampai saat ini. Fenomena apakah ini??

Tapi saya malas juga kalau saya sebentar lagi merasa lapar, karena saya malas sekali mencari makan. Saya ingat-ingat lagi, semalam saya makan apa, mungkin rahasianya terletak di situ.

Semalam, karena MALAS mencari makan, saya cuma makan 2 lapis roti tawar dengan selai kacang dicampur dengan selai blueberi, lalu saya makan setengah gelas yoghurt strawberi, minum air putih, makan emping mlinjo, sepotong kecil coklat,  dan beberapa potong keripik kentang Chitato. Adakah yang sekiranya mencurigakan?? Saya kira tidak.

Saat ini saya tidak punya keinginan makan pagi, atau makan siang. Saya cuma khawatir kalau-kalau nanti saya lapar, karena hal itu akan mengusik kemalasan saya. Tapi rasa khawatir kalau nanti saya lapar itu juga tidak mendorong saya untuk bangun. Satu-satunya hal yang berhasil membuat saya bangun, dan duduk di sisi tempat tidur sekarang ini, adalah keinginan saya untuk menggerakkan jari untuk menulis.

Hmm… sudah jam 13:45 siang.

Semoga saya tidak lapar sampai pukul 6 sore.

Saya mau ke toilet, lalu ke tempat tidur dan menggeletak lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s