Rejeki Nomplok

Ibu dan bapak pemilik rumah kontrakan saya orangnya baik, meski banyak beredar gosip-gosip miring mengenai latar belakang hubungan mereka. Mau tahu apa gosipnya?? Yeeee….Mau Tauuuu Ajaaaa!!

Tapi.. seru juga sih kalau saya kasih tahu di sini. He he he… Hmm… nggak jadi ah, kasihan. Kita semua pasti punya sisi gelap dalam kehidupan masing-masing, jadi lebih baik daripada membicarakan kesalahan orang lain, mari kita membenahi diri kita sendiri. Setuju? (Hih.. sok bijak!)

Baiklah, saya teruskan celoteh saya. Saya cuma mau cerita bahwa mereka baik sekali dengan saya. Kalau keluarga mereka sedang mendapatkan giliran membuat snack untuk ronda, arisan atau pengajian, saya selalu kena bagian memakan snack tersebut.

Malam ini, ibu pemilik rumah kontrakan mengetuk pintu rumah kontrakan saya dan menyodorkan sepiring makanan yang terdiri dari 2 pisang goreng, 2 tahu bacem beserta cabai rawitnya, 2 pisang rebus, dan seplastik keripik mlinjo (serta seperangkat alat sholat dibayar tunai! Halah…).

“Niki mbak, jatah saking ronda..,” katanya.

Tetapi sayangnya, saya sudah duluan beli sate ayam. Jadi rejeki nomplok ini belum bisa dipastikan kapan bisa kandas ke dalam perut saya secara tuntas.

Hedeh…kekenyangan saya malam ini. Terima kasih atas berkat makanan ini 🙂

Iklan

2 thoughts on “Rejeki Nomplok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s