Hidup yang seimbang?

Saya berpikir tentang konsep hidup yang seimbang. Kabarnya kalau kita melakukan sesuatu dengan tidak berlebihan, itu adalah baik. Misalnya..makan ya makan secukupnya, lalu olahraga secukupnya, lalu bekerja secukupnya. Dan lain-lain.

Menurut teori, melakukan segala sesuatu secara secukupnya adalah sangat baik dan dianjurkan. Lalu saya menengok hidup saya sendiri. Kayaknya saya nggak bisa melakukan semuanya secara secukupnya tuh.. selalu saja ada hal yang saya lakukan berlebihan. Misalnya, bekerja secara berlebihan.

Lalu… hm… menyepi secara berlebihan..

Lalu… apa lagi ya? Wah, cuma dua itu yang berlebihan, karena saya jarang sekali makan secara berlebihan. Untung deh..

Tapi.. biarpun dua hal itu saja yang saya lakukan berlebihan, ya tetap tidak baik toh ya! Karena….pertama, bekerja berlebihan atau tidak, dompet saya tetap saja tidak berlebihan isinya. Tapi ini patut disukuri juga, karena masih banyak orang di negara kita yang untuk beli makan saja sulit. Sukur..sukur…

Kedua, hal yang saya lakukan berlebihan selain bekerja: menyepi.. adalah tidak baik adanya, karena saya jadi kurang gaul dan tidak punya teman. Tapi.. memang itu je hobi saya… harap maklum.. takutnya salah-salah dibilang sombong.

By the way.. saya menulis lagi di blog ini karena pada awalnya berpikir tentang konsep hidup yang seimbang. Saya ingat; sudah cukup lama saya tidak menengok lagi blog saya. Tidak pernah lagi menghasilkan tulisan yang orisinil hasil susun menyusun kalimat dan ide dari kepala saya (jelek yo ben, yang penting orisinil. Wek!). Jadi, berhubung saya sedang berusaha menyeimbangkan hidup saya… yang kata sebagian besar orang ini menyedihkan karena pasti sering kesepian (lha kerja terus dan menyepi terus). Ya, daripada kerja terus, dan menyepi terus mending menulis dan menambahi isi blog. Kalau jaman dulu, judulnya: Menulis Diary. He he he..

Tapi, saya juga berpikir.. bukankan menulis adalah salah satu indikasi orang kesepian? Terus terang, dulu saya pernah bercita-cita menjadi penulis. Menjadi penulis adalah cita-cita terbesar saya..pada jamannya. Saya bergelut dengan kata-kata, ide tulisan, bla bla bla.. dan hobi saya menyepi saya kolaborasikan dengan kegiatan menulis. Hasilnya: beberapa judul cerpen, sebuah novel, berpuluh puisi, 5 roti dan 2 ikan.. halah…kok ujungnya kayak cerita Yesus Kritus waktu memberi makan orang-orang kelaparan dengan 5 roti dan 2 ikan :p

Lama-lama, saya pikir… saya batal jadi penulis ah.. sebab penulis itu penyendiri, sensitif, maunya sendirian, kadang kesepian..sangat autis.

Maka, saya menjadi manusia yang hobi menulis saja daripada penuh waktu menjadi penulis. Meskipun saya masih suka sendirian.

Semoga hidup saya terlihat lebih seimbang sekarang dengan menulis lagi di blog ini.

Ha ha ha ….”terlihat…”

Hm…tidak apa-apa, yang penting niatnya.

Wah.. tulisan yang aneh 😦

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s