menjadi tiada. serupa hujan dan lamunan.

akhirnya

setelah lamunan-lamunan berlalu dan susunan kalimat-kalimat terkirim ke dalam kotak di balik saku celananya

dia menciumku.

ini belum cukup larut

tetapi agak terlambat untuk dituliskan di salah satu lembar daftar kejadian paling luar biasa dalam laporan tahunan.

bibir itu adalah bibir nomor seri 001 merk manusia pribumi.

rasanya serupa hujan. 1/4 hangat matahari dan sedikitnya lagi rasa mocca.

ada yang aku rindukan. terselip di sela-sela jemarinya.

kucuri sedikit ketika telapak ini dia genggam.

ketika hendak kumasukkan ke dalam pakaian dalamku, ia berkata:  tak perlu bersijengkat..  sekarang mereka akan menjadi milikmu.

lalu satu persatu dia masukkan memori miliknya ke dalam kantong bajuku.

ke dalam kulitku. helai rambutku. bibirku. pipiku. sendal jepitku. kacamataku. lagu kesukaanku.

hingga memoriku menjadi memorinya dan ingatannya menjadi ingatanku. dia menjadi aku dan aku menjadi dia.

kami menjadi tiada

: seperti angin yang menggoyangkan dedaunan. memecahkan pandangan. dan menggigilkan ketakutan dan mengusir mimpi buruk.

kami menjadi tak terjamah.

: seperti cahaya. seperti dongeng. seperti benda-benda yang dilamunkan.

akhirnya..

setelah benda-benda selesai dilamunkan, aku menciumnya. rasanya serupa hujan. 1/4 hangat matahari dan sedikitnya lagi rasa mocca. memori itu menjadi milikku dan ingatan itu menjadi isi kepalanya.

perasaan itu tidak bernama. tetapi orang-orang menyebutnya cinta.

Iklan

2 thoughts on “menjadi tiada. serupa hujan dan lamunan.

    • Truly.. I had a fight in my head about approving this comment or not approving it… An ability to love and to say how wonderful somebody are without having expectation to be together with that person is truly wonderful… 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s