Boy Dan Girl

Kriiiiing……..kriiiiing…..kriiiiing…..

Halo?

Halo. Bisa bicara dengan dengan Boy?

Ya. Ini Boy. Ini siapa ya?

Mmm…. Masak kamu lupa? Ini Girl.

Oh. Girl…. Hai Girl, apa kabar?

Ya…begitulah. Tidak ada yang menggembirakan, kecuali bahwa aku makin cantik. Hahahahaha…. (Boy juga tertawa) Bagaimana denganmu Boy?

Aku baik.

Ok. Lalu…. pekerjaanmu?

Baik.

Kesehatanmu?

Baik juga.

Ok.

So….? Ada apa?

Oh… ya. Ada apa ya Boy?

Lho, kok bertanya balik?

Ah… iya ya. Kenapa ya?  (Hening. Hanya terdengar deru napas Girl. Sangat perlahan.) Begini Boy. Aku minta tolong padamu.

Ya. Minta tolong apa? Siapa tahu aku bisa membantumu.

Ok. Thanks. Begini. Eeee……bisakah aku menjadi pacarmu Boy? Malam ini.

Hmm?! Pacarku? Bukankah kita dulu pernah… kau ingatkan? Dulu kita pernah bersama, lalu kita tidak… Lagi pula. Malam ini?!

Ya. Ya aku ingat. Pertengkaran-pertengkaran itu. Kita sama-sama tidak… Aku tahu. Aku juga mengerti kau tidak bisa mengalah padaku. Tapi… Aku ingin menjadi pacarmu lima menit saja malam ini. Tidak lebih. Aku tidak ingin menjadi pacarmu untuk waktu yang lama Boy… Hanya lima menit saja. Apa kamu pikir aku minta lebih?

Nggak… nggak. Ok, ok…. Ok Girl. Lima menit.

Ok (Girl tersenyum di seberang). Jadi, apa kabarmu Boy?

Aku sedikit tidak enak badan. Mungkin akan flu.

Ah…Boy. Kasihan kamu. Sudah minum obat? Makan malam?

Belum.

Apa saja yang dikerjakan? Selarut ini belum juga makan malam dan istirahat. Pasti kemarin maksain diri di kantor ya? Sampai kecapekan begitu.

Ya… kebetulan perusahaan sedang mengerjakan sebuah proyek penting. Dan aku memang terlalu memaksakan diri. Ya… Begini deh, jadinya.

Ah, kamu. Selalu deh begitu. (terdengar Girl mendengus). Mmm… sekarang gini aja deh. Cepat makan malam, minum obat terus istirahat ya….

Ya. Ok. Makasih Girl.

Aku merindukanmu.

Ya. Aku juga merindukanmu Girl. Sangat merindukanmu.

Ok. Selamat tidur sayang. Muaaahh….

Makasih… muaahhh…

Bye…

Bye.

Klik. Dari seberang, Girl menutup telepon.

Malam berlanjut, dan tidak terjadi sesuatupun pada hari-hari setelah malam itu. **

Yogyakarta, 7 Desember 2004

baktidotcom@yahoo.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s