Sunyi Akhir Hari

Aku bertanya sejak kapan tepatnya semua terdengar begitu bisu

mereka masih bersuara tetapi aku tidak dapat mendengar

Mungkin suaraku sendiri sudah menjelma gonggongan

yang terbiasa dihiraukan dan diusir dengan lemparan batu

Dan mimpi-mimpi juga keinginan ini menjelma kunang-kunang

berpendar beterbangan, terkejar sebentar, kemudian kembali terlepas

Dari sanalah sunyi ini kulukisi dengan titik-titik cahaya kunang-kunang,

juga kebisuan dan gonggongan anjing di akhir hari.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s